Shabrina Anindita XI.IBB

"WAITING"

Di suatu pagi hari yang sangat cerah tepatnya di sekolah SMA ada seorang cowok yang sangat tampan dan sifat nya pendiam. kalau bukan teman dekatnya dia pasti diam tidak banyak omong, sebut saja namanya Adam. Dia adalah seorang siswa yang duduk dibangku SMA yang ternyata diam-diam sudah tidak jomblo lagi, Adam itu orangnya saking pendiamnya dia juga tidak pernah cerita kalau dia sudah punya pacar dan pacarnya itu bernama Vanya. Vanya adalah seorang siswi yang cantik dan pintar tetapi dia jutek sekali orangnya .
Pada saat bel masuk terdengar dari lapangan semua murid masuk ke kelas bersiap-siap untuk belajar, dan Adam pun masih saja bercanda dengan teman-temannya dikelas, sedangkan Vanya dia sudah mengikuti kegiatan belajarnya dengan semangat. Setelah itu waktu pun berjalan hingga siang hari dan tanpa terasa bel istirahat pun berbunyi, lalu semua murid pun bergegas untuk istirahat menuju kantin sekolah, berbeda dengan yang lain Adam istirahat langsung ke kelasnya Vanya untuk ngajak istirahat bareng di kantin, dan tiba-tiba ada temannya Adam yang bertanya "Dam itu siapa?" lalu Adam menjawab dengan muka yang ngeselin "pengen tau aja ah" dan Vanya hanya terdiam disaat Adam dan temannya sedang ngobrol.
Tanpa terasa bel masuk pun berbunyi,setelah itu akhirnya mereka berdua balik ke kelas nya masing-masing tapi sebelum balik ke kelas Adam ngomong ke Vanya "sampai ketemu lagi yaa" Vanya pun hanya tersenyum. Dan semuanya belajar kembali seperti biasa sampai jam pulang tiba, setelah jam pulang tiba keduanya tidak bertemu lagi  mereka langsung pulang kerumah tanpa ngomong-ngomong lagi.
Keesokan harinya Adam datang dengan menggunakan motor yang biasa ia pakai sambil membawa tas yang sangat berat, setelah sampai parkiran dan ia berjalan menuju sekolah pada akhirnya ia sampai di kelasnya juga dan hari ini ia tidak keluar kelas lagi karna nanti akan ada ulangan harian di kelas nya akhirnya Adam di kelas hanya belajar saja sambil menunggu bel masuk berbunyi. Sedangkan Vanya, ia hanya menunggu dan bingung kenapa Adam hari ini belum keliatan di depan kelasnya, biasanya Adam setiap pagi sudah ada di depan kelasnya untuk menyempatkan waktu buat ngobrol berdua dengannya. Setelah sekian lama Vanya menunggu akhirnya bel masuk pun berbunyi dan akhirnya Vanya pun tidak sempat melihat Adam. Lalu sekitar siang hari menandakan bel istirahat Adam langsung bergegas ke kelas nya Vanya seperti biasanya ia ngajak makan bareng lagi dan pas Adam sudah bertemu Vanya, Vanya pun bertanya "dam kenapa tadi tidak kelihatan di luar kelas?" lalu Adam menjawab " oh tadi itu aku pelajaran pertama ada ulangan jadi ga keluar kelas" Adam menjelaskannya sambil berjalan ke kantin. Dan Vanya pun sedikit kesal dengan alasan yang diucapkan oleh Adam, setelah itu mereka melanjutkan obrolannya sambil makan dengan terlihat muka Vanya yang sedikit jutek, dan setelah bel masuk berbunyi keduanya balik lagi ke kelasnya masing-masing hingga jam pulang pun tiba, tiba-tiba mereka berdua bertemu dan Adam pun hanya berkata " hati-hati di jalan ya van" dan vanya pun menjawab " iyaa dam,kamu juga yaa"
Setelah beberapa bulan kemudian hubungan mereka baik-baik saja seperti biasanya. Lalu tiba-tiba sifatnya Vanya ini berbeda, ia sekarang lebih cuek ke Adam dan Adam pun bingung dengan sifatnya Vanya yang berubah itu akhirnya Adam pun mencari tahu penyebab kenapa Vanya berubah. dan keesokannya Adam berusaha untuk mencari tahu kenapa Vanya berubah.
Di siang hari waktu jam istirahat Adam mulai mencari tahu dengan cara bertanya kepada teman-temannya Vanya tapi temannya tidak tahu apa-apa katanya, akhirnya ia berhenti untuk bertanya-tanya ke temannya Vanya dan Adam pun memutuskan untuk bermain bola di lapangan sekolah bersama teman-temannya setelah ia asik bermain bola, saat Adam mau mengambil bola tiba-tiba Adam melihat Vanya yang sedang jalan bareng dengan cowok, Adam pun melihat dengan muka yang sangat bingung dan penasaran sama si cowok yang jalan dengan Vanya. Akhirnya Adam pun menghampiri Vanya yang sedang berjalan ke kantin dan Adam pun bertanya kepada Vanya " Van kemana aja si?" vanya pun menjawab " ngapain si kesini?" dan Adam pun bertanya lagi "itu siapa cowok yang di samping kamu" dan Vanya pun menjawab dengan santai " siapa aja boleh HAHAHA" dan Adam makin bingung apa kesalahan yang sudah ia perbuat ke Vanya sampai Vanya tega berbuat seperti itu.
Setelah itu akhirnya mereka berdua tidak pernah bertemu lagi bahkan chattingan saja tidak.
Walaupun sifat Vanya yang seperti itu, ternyata Adam masih sangat sabar dan menunggu penjelasan dari Vanya tentang masalah yang waktu itu disekolah dan Adam sama sekali tidak ada niatan untuk mengakhiri hubungannya.
 Ternyata keduanya sama-sama tidak kuat dengan suasana yang diam-diam saja, akhirnya Vanya menjelaskan permasalahan yang belum selesai ini ke Adam di Sekolah. saat bertemu dengan Adam, Vanya pun langsung ngomomg " Dam aku mau menjelaskan permasalahan yang kemarin " dan Adam pun menjawab " yaudah lah jelasin sekarang" dan Vanya pun menjelaskan sampai akhirnya mereka berdua memutuskan untuk saling memaafkan, dan Vanya pun berkata "yaudah maafin aku yaa karna sikap aku yang tidak bisa ngertiin kamu" dan Adam pun menjawab dengan hatinya yang sangat sabar "iyaa aku juga tau kok aku salah, selama ini aku tidak bisa membagi waktu" dan Vanya pun bertanya "kamu ga marah kan sama aku?" dan Adam menjawab "iyaa aku tidak marah kok sama kamu" dan Vanya pun menjawab " sekali lagi maafin aku ya Dam " dan Adam menjawab " iyaa aku maafin, tapi jangan diulangi lagi yaa" dan Vanya hanya membalas dengan senyumannya.
Setelah itu hubungan mereka baik lagi seperti biasanya yang selalu makan bareng di kantin, dan hubungan mereka baik sampai lulus SMA.

SELESAI……     

Komentar